Berikut adalah langkah mudah membuat infografis materi pelajaran menggunakan Piktochart.
1. Mendaftar dan Memilih Template Pendidikan
Langkah awal adalah menyiapkan ruang kerja digital Anda di platform Piktochart:
-
Akses situs piktochart.com melalui peramban (browser) laptop atau komputer Anda.
-
Klik tombol Sign Up di pojok kanan atas. Anda bisa masuk secara instan menggunakan akun Google (seperti akun Belajar.id) agar lebih praktis.
-
Setelah masuk ke dasbor utama, pilih menu Infographics pada bilah sisi kiri.
-
Gunakan fitur pencarian dengan mengetik kata kunci seperti «Education», «Lesson», atau «School» untuk memunculkan ratuses templat infografis yang dirancang khusus untuk dunia pendidikan. Pilih satu templat yang paling sesuai dengan struktur materi Anda.
2. Menyunting Teks dan Mengatur Hierarki Informasi
Setelah templat terbuka di halaman penyuntingan (editor), Anda bisa mulai memasukkan isi materi pelajaran:
-
Ganti Teks Bawaan: Klik dua kali (double click) pada kotak teks di templat untuk mengubah judul bab, sub-bab, dan penjelasan materi.
-
Terapkan Judul yang Ringkas: Jaga agar teks tidak terlalu padat. Fokuslah pada poin-poin esensial atau materi kunci agar infografis tetap mudah dibaca selintas.
-
Atur Ukuran Font: Gunakan ukuran font yang besar untuk judul utama, ukuran sedang untuk sub-judul, dan ukuran standar untuk teks penjelasan guna membentuk hierarki visual yang jelas.
3. Memasukkan Elemen Visual dan Multimedia
Piktochart menyediakan pustaka elemen visual yang sangat kaya di menu sebelah kiri untuk menghidupkan visualisasi materi:
-
Icons & Illustrations: Cari ikon yang relevan dengan topik bahasan (misalnya ikon mikroskop untuk materi Biologi atau jangka sorong untuk Fisika) untuk mendampingi teks penjelasan.
-
Charts & Graphs: Jika materi pelajaran Anda melibatkan data statistik, hasil survei, atau angka-angka penting, gunakan fitur Charts. Anda cukup memasukkan angka ke dalam tabel internal Piktochart, dan sistem akan otomatis mengubahnya menjadi grafik batang, lingkaran, atau garis yang interaktif.
-
Photos: Anda bisa menggunakan foto bebas royalti yang tersedia di database Piktochart atau mengunggah gambar milik sendiri (seperti foto eksperimen di laboratorium sekolah) melalui menu Uploads.
4. Mengunduh dan Membagikan Infografis Pembelajaran
Jika proses penataan visual dan materi dirasa sudah selesai, Anda bisa langsung mendistribusikannya kepada siswa:
-
Klik tombol Preview di bar bagian atas untuk memeriksa kembali tata letak desain dan memastikan tidak ada salah ketik (typo).
-
Klik tombol Download di pojok kanan atas.
-
Pilih format file yang diinginkan. Format PNG atau JPEG dengan resolusi Normal/Medium sudah sangat cukup dan gratis untuk dicetak maupun dibagikan secara digital.
-
Kirimkan file infografis tersebut ke grup WhatsApp kelas, disisipkan ke dalam slide presentasi pembelajaran, atau diunggah ke dalam media sosial sekolah sebagai bahan literasi visual siswa.
Tips Tambahan untuk Guru
Gunakan Skema Warna yang Konsisten: Batasi penggunaan warna utama pada infografis Anda (maksimal 3-4 warna dominan). Gunakan warna kontras yang tajam antara latar belakang (background) dengan teks agar materi pelajaran tetap terbaca dengan jelas dan tidak membuat mata siswa cepat lelah.