Berikut adalah bagaimana PGRI berperan dalam memperkuat daya tahan (resiliensi) guru menghadapi berbagai tekanan:
1. Menghadapi Tekanan Administratif dan Kurikulum
Salah satu sumber stres terbesar guru adalah tumpukan administrasi dan perubahan kurikulum yang cepat. PGRI membantu menjaga keteguhan guru dengan cara:
2. Menghadapi Tekanan Hukum dan Sosial
Di era media sosial, guru sering kali menjadi sasaran empuk kritik publik atau bahkan kriminalisasi atas tindakan pendisiplinan di sekolah.
-
Edukasi Hak Guru: PGRI secara konsisten mengedukasi masyarakat mengenai kode etik guru, sehingga tercipta saling pengertian antara sekolah dan wali murid.
3. Menghadapi Tekanan Ekonomi (Kesejahteraan)
Keteguhan idealisme sulit dipertahankan jika perut lapar. PGRI memahami bahwa stabilitas ekonomi adalah kunci keteguhan mental.
-
Garda Terdepan Tunjangan: PGRI adalah organisasi yang paling vokal dalam mengawal pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan memperjuangkan kenaikan pangkat yang adil.
4. Ruang Resiliensi: Lingkaran Dukungan Sebaya
Secara psikologis, tekanan paling baik dihadapi secara kolektif. PGRI menciptakan ekosistem peer-support:
-
Wadah Curah Gagasan: Pertemuan rutin PGRI bukan hanya soal birokrasi, tapi juga menjadi ruang katarsis di mana guru bisa saling berbagi beban dan solusi.
-
Penguatan Karakter Pendidik: Melalui jati diri PGRI sebagai organisasi profesi, perjuangan, dan ketenagakerjaan, guru diingatkan kembali pada marwah luhur pengabdiannya, yang memberikan energi baru untuk tetap teguh.
Pemetaan Tekanan dan Peran Pendampingan PGRI
| Sumber Tekanan | Manifestasi Tekanan | Bentuk Dukungan PGRI |
| Siswa & Ortu | Potensi Kriminalisasi/Perundungan | Advokasi LKBH & Mediasi |
| Pemerintah | Perubahan Kurikulum/Admin | Pelatihan SLCC & Aspirasi Kebijakan |
| Ekonomi | Ketidakpastian Status (Honorer) | Lobi Pengangkatan ASN/PPPK |
| Internal | Kejenuhan (Burnout) | Komunitas Praktisi & Penghargaan |
Kesimpulan
Keteguhan guru bukanlah sesuatu yang muncul secara otomatis, melainkan hasil dari perasaan didukung, dilindungi, dan dihargai. PGRI berperan sebagai sistem pendukung yang memastikan bahwa ketika seorang guru merasa hampir menyerah, ia memiliki sandaran yang kuat untuk kembali berdiri dan melanjutkan tugas sucinya.